Apa itu Machine Learning

Machine Learning Nov 03, 2020

Machine learning lagi booming apa lagi semakin banyak orang yang ngomongin tentang itu. Ditambah pula, ada drama korea yang judulnya Start Up, isinya ada juga ngobrolin tentang Machine learning. Bahkan machine learning yang mereka bikin canggih juga, bisa deteksi tanda tangan yang asli dan palsu. Kalo itu ranahnya ke Image Recognition.

Machine learning kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia artinya Pembelajaran mesin. Secara istilah, pengertian ML adalah mesin yang dapat belajar. Belajar itu artinya menambah pengetahuan dari yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu. Para developer (pengembang) itu pengen membuat mesin komputer dapat belajar seperti manusia. Ga cuma sekedar memunculkan hasil berdasarkan inputan aja.

Proses kerja Machine Learning

Selama ini kita melihat komputer hanya sekedar alat komputasi (penghitung) aja. Misalnya di kampus ada yang namanya sistem informasi akademik. Sebagai mahasiswa, kita ingin mengetahui nilai kita, apakah remedial atau tidak? Kan gampang, tinggal masukkan NIM dan mata kuliahnya di sistem itu, nanti hasilnya muncul. Munculnya nilai tersebut karena sudah pernah dimasukkan sebelumnya oleh dosen atau administrator kampus.

Perbedaan data, informasi, pengetahuan dan kebijaksanaan

Beda halnya dengan ML, mesin dapat belajar dari kesalahannya sehingga bisa belajar lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan sebelumnya. Misalnya, mesin komputer bisa menang lawan ahli catur, atau mesin bisa memprediksi besok harga saham akan naik atau turun. Inilah pengetahuan yang dihasilkan oleh Machine Learning.

Dari pembelajarannya, ML dibagi ke dalam 3 bagian. Ada Supervised Learning, Unsupervised Learning dan Reinforcement Learning.

Supervised Learning itu artinya belajar yang dituntun, dikasih tau oleh guru. Ibarat kita ngasih tau anak kecil saat dia nunjuk suatu benda dan kita kasih tau kalo itu adalah apel. Maka dia akan menyimpan informasi itu dalam otaknya bahwa ciri-ciri apel adalah begitu. Saat dia melihat apel lagi, dia ga bakal nanya dan langsung bisa menyimpulkan kalo itu apel. Kenapa? Karena dia sudah belajar, di otaknya sudah tersimpan data tentang apel. Dapat disimpulkan bahwa pada Supervised Learning "semakin banyak dan random data, maka semakin bagus hasil yang akan didapatkan".

Proses Supervised Learning

Kemudian ada Unsupervised Learning, artinya belajar yang tidak dituntun. Berbanding terbalik dengan sebelumnya. Pada pembelajaran ini, terdapat istilah "Data yang mirip akan berkelompok, semakin tidak mirip maka tidak akan berkelompok". Agar pembelajaran ini bekerja, pertama kita harus menentukan berapa kelompok yang ingin kita buat. Misalnya 3, kemudian mesin akan memisahkan kumpulan data yang kita masukkan menjadi 3 kelompok data. Pastinya, kedua kelompok itu memiliki ketidaksamaan yang banyak, dan setiap anggota kelompok memiliki kesamaan yang banyak.

Proses Unsupervised Learning

Selanjutnya ada yang disebut dengan Reinforcement Learning, artinya pembelajaran penguatan. Maksudnya adalah metode belajar ini berdasarkan trial and error. Pada RL, ada yang disebut dengan Agent, Environment, Reward. Agent adalah pelaku atau robot yang belajar, environment adalah lingkungan tempat robot tersebut belajar, reward adalah hadiah bagi robot, kalau aksinya benar mendapatkan reward = 1 dan kalau salah mendapatkan reward = 0.

Saat robot mendapatkan reward = 0 maka artinya dia akan kembali ke step sebelumnya dan tidak akan mengulangi kesalahan yang tadi dia perbuat. RL banyak digunakan untuk kecerdasan buatan karena kehebatannya yang dapat belajar sendiri. Bahkan, seorang master catur pun pernah kalah oleh robot yang pakai metode RL ini.

Proses Reinforcement Learning

Sepertinya segini dulu saja sebagai pengantar artikel ini. Semoga bermanfaat.

Belajar itu harus. Pintar itu Bonus

Tag

Admin Multinity

Seorang admin di Multinity tercinta.